Selasa, 04 Agustus 2009

KEMARIN


Kemarin senja begitu hangat
Meredupkan jiwa jiwa dengan senyuman
Meredup…….
Jingganya bagai labirin
Lorong lorong sempit dan kedamaian

Sensivera bergoyangan sederhana
Disela belaian malam
Dalam kegelapan
Dalam sunyi
Dalam secangkir kopi dingin

Dalam Juni yang berkabut
Kemarin…..
Kau masih tersenyum padaku
Dlam sebuah tutur lembut yang menghanyutkan
Aku terlarut….

Kemarin….
Kisah usang yang kembali ku ceritakan
Dalam pelukan senja jingga
Smpai akhirnya….
Kau melambai dan pergi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar